Sponsors Link

12 Cara Efektif Pencegahan Malaria yang Mudah untuk Dilakukan

Sponsors Link

Malaria merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit yang disebut plasmodium. Terdapat 5 macam plasmodium penyebab malaria yaitu plasmodium falciparum, plasmodium vivax, plasmodium malarie, plasmodium ovale, dan plasmodium knowlesi. Cara penularan malaria adalah melalui gigitan nyamuk anopheles betina. Penyakit ini tidak ditularkan melalui kontak dengan penderita.

ads

Namun ada pula cara penularan malaria yang lain yakni melalui transfusi darah dan penggunaan jarum suntik yang digunakan bersamaan dengan penderita malaria. Seorang ibu hamil yang menderita malaria juga bisa menularkan malaria pada janin dalam kandungannya. Tidak hanya itu, seseorang yang melakukan perjalanan ke wilayah endemik malaria juga rentan terserang malaria karena daya tahan tubuh orang tersebut tidak sekuat orang-orang yang sudah lama tinggal di wilayah endemik malaria.

Gejala malaria biasanya diawali dengan demam tinggi, pusing, menggigil, berkeringat dingin, diare, bahkan mual muntah. Jika seseorang mengalami gejala ini, dirinya harus segera dibawa ke dokter untuk penanganan lebih lanjut. Tidak perlu khawatir, dengan tindakan pengobatan malaria yang tepat, penyakit ini dapat disembuhkan secara total. Jika tidak ditangani secara cepat, malaria dapat menyebabkan timbulnya berbagai komplikasi diantaranya dehidrasi, anemia, gangguan fungsi organ vital, gangguan pernapasan, hipoglikemi (kadar gula dalam darah rendah), sakit kuning (jaundice), bahkan malaria serebral.

Secara garis besar pencegahan malaria dilakukan melalui 3 langkah ABC yaitu :

A. Awas dan perhatikan

Faktor resiko, cara penularan malaria, cara pencegahan malaria, masa inkubasi parasit malaria, gejala malaria, dan tanda-tanda malaria.

B. Biasakan untuk menghindari gigitan nyamuk

Terutama selama berada di wilayah endemik malaria. Untuk menghindari gigitan nyamuk dapat dilakukan beberapa hal yaitu menggunakan kelambu setiap kali tidur, tidak keluar rumah di malam hari. Namun jika terpaksa harus meninggalkan rumah pada malam hari gunakan baju yang tertutup atau panjang serta berwarna terang. Jangan lupa untuk mengoleskan lotion anti nyamuk.

C. Cek darah anda ke tenaga kesehatan terkait

Jika mengalami gejala demam selama di wilayah endemik sampai 1 bulan setelah pulang, sampaikan pula riwayat perjalanan anda pada tenaga kesehatan.

Pencegahan Malaria

Untuk menghindari agar diri kita tidak tertular penyakit malaria, berikut beberapa cara efektif pencegahan malaria yang dapat dilakukan:

1. Mengurangi adanya genangan air

Cara efektif pencegahan malaria yang pertama adalah dengan mengurangi adanya genangan air. Genangan air merupakan tempat berkembang biak bagi nyamuk. Nyamuk anopheles dapat hidup di genangan air yang dangkal sekalipun. Kedalaman air 1 cm saja sudah cukup bagi anopheles untuk meletakkan telur. Maka sangat penting bagi kita untuk memastikan tidak ada air menggenang di sekitar tempat tinggal kita agar tidak menjadi tempat berkembang biak nyamuk anopheles.

Sponsors Link

Masyarakat dapat menerapkan 7M sebagai langkah pemberantasan nyamuk malaria:

  1. Menimbun genangan air
  2. Mengeringkan genangan air
  3. Menutup genangan air
  4. Mengalirkan air yang tergenang
  5. Memfungsikan genangan air
  6. Memberi obat pada genangan air yang besar
  7. Mencegah timbulnya genangan air baru

2. Gunakan kelambu berinsektisida saat tidur

Salah satu upaya untuk mewujudkan Indonesia bebas malaria, pemerintah telah melakukan pembagian kelambu berinsektisida kepada masyarakat, terutama di wilayah endemik malaria. Tapi anda sendiripun bisa membeli sendiri kelambu berinsektisida ini. Lalu apa bedanya dengan kelambu biasa ? Kelambu berinsektisida tidak hanya melindungi kita dari nyamuk tapi juga membunuh nyamuk tersebut. Diharapkan penggunaan kelambu ini dapat melindungi masyarakat dari gigitan nyamuk anopheles betina, terutama ketika tidur di malam hari.

Terdapat 2 macam kelambu berinsektisida, yaitu

  • Long-lasting insecticidal net : Kelambu ini dapat bertahan lebih lama meskipun sudah berulang kali di cuci, kira-kira 3-4 tahun.
  • Insecticide treated net : Kelambu ini perlu dicelup ulang dalam larutan insektisida setelah jangka waktu tertentu, kira-kira 6 bulan, atau setelah 3 kali pencucian.

Ketika anda menggunakan kelambu berinsektisida ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan :

  1. Sebelum digunakan, jemur dahulu kelambu lalu angin-anginkan selama sehari-semalam sampai baunya hilang.
  2. Ketika memasang kelambu, pastikan tidak ada celah sedikitpun bagi nyamuk untuk masuk. Pasang bagian ujung atas kelambu di tiang tempat tidur atau dipaku di dinding, sedangkan bagian ujung bawah kelambu dimasukkan ke bawah kasur.
  3. Kelambu digunakan terus setiap hari. Meskipun anda merasa bahwa malam itu sedang tidak ada nyamuk, anda harus tetap tidur dengan menggunakan kelambu.
  4. Jangan merokok atau menyalakan api di dekat kelambu, karena kelambu berinsektisida mudah terbakar.
  5. Jika kelambu dirasa tidak lagi efektif, bawalah kelambu ke petugas puskesmas terdekat untuk dilakukan pencelupan ulang dengan larutan insektisida, setelah itu kelambu dapat digunakan kembali.

3. Menyemprotkan obat anti nyamuk

Menyemprotkan obat anti nyamuk merupakan cara efektif pencegahan malaria yang mudah untuk dilakukan. Anda dapat dengan mudah mendapatkan obat anti nyamuk di pasar atau swalayan terdekat di rumah anda, lalu menyemprotkannya di rumah. Nyamuk-nyamuk pun akan mati dan anda sekeluarga terhindar dari gigitan nyamuk.

ads

4. Mengoleskan lotion anti nyamuk

Cara efektif pencegahan malaria selain dengan menyemprotkan obat anti nyamuk, anda juga bisa menggunakan lotion anti nyamuk. Pilihlah lotion anti nyamuk yang mengandung diethyltoluamide (DEE). Dengan begitu, nyamuk tidak akan mendekati anda dan andapun terlindungi dari penularan malaria melalui gigitan nyamuk anopheles.

Dalam menggunakan lotion anti nyamuk yang mengandung DEE terdapat hal-hal yang perlu diperhatikan :

  • Tidak direkomendasikan bagi bayi berusia kurang dari 2 bulan.
  • Dioleskan pada bagian kulit yang terbuka atau tidak tertutup pakaian.
  • Jika anda menggunakan lotion anti nyamuk yang berbentuk spray, jangan disemprotkan secara langsung ke wajah. Semprotkan pada telapak tangan lalu tepuk-tepuk perlahan pada wajah.
  • Hindari bagian bibir dan mata
  • Cuci tangan anda setelah mengoleskan lotion
  • Jangan dioleskan pada kulit yang iritasi

5. Menggunakan pakaian yang tertutup

Usahakan untuk menggunakan pakaian yang tertutup agar diri anda terlindung dari gigitan nyamuk. Pakailah pakaian berlengan panjang serta celana panjang dari pada menggunakan pakaian berlengan pendek atau celana pendek.

6. Mengurangi aktivitas diluar rumah pada malam hari

Nyamuk anopheles lebih aktif menggigit pada malam hari, maka sebisa mungkin anda tidak banyak beraktivitas di luar rumah ketika malam hari. Jika anda terpaksa harus pergi keluar di malah hari, jangan lupa untuk mengoleskan lotion anti nyamuk serta menggunakan pakaian yang tertutup agar terlindungi dari gigitan nyamuk.

7. Menggunakan abate untuk mengurangi jentik nyamuk

Tebarkan bubuk abate di bak mandi agar jentik-jentik nyamuk tidak tumbuh di kamar mandi anda. Jangan lupa untuk senantiasa menjaga kebersihan. Anda perlu menguras dan membersihkan bak mandi secara rutin agar tidak menjadi tempat berkembang biak bagi nyamuk.

8. Mengkonsumsi obat anti malaria bagi traveller yang bepergian ke wilayah endemik malaria

Sebelum bepergian, pastikan terlebih dahulu apakah tempat yang anda tuju termasuk wilayah endemik malaria atau tidak. Jika iya, konsultasikan dengan dokter mengenai rencana perjalanan anda serta solusi terbaik agar anda terhindar dari infeksi malaria selama berada di kawasan endemik. Kemungkinan dokter akan memberi anda obat anti malaria yang harus diminum sebelum, selama, dan sesudah perjalanan anda. Minumlah obat tersebut sesuai dengan aturan pemakaian agar anda terhindar dari malaria.

9. Melakukan fogging di lingkungan tempat tinggal anda

Anda dapat berkoordinasi dengan masyarakat setempat untuk mengajukan dilakukannya fogging di wilayah tempat tinggal anda. Dengan dilakukannya hal ini diharapkan dapat memberantas nyamuk-nyamuk yang menjadi penyebab malaria.

Demikian cara efektif pencegahan malaria yang dapat dilakukan oleh semua masyarakat. Yang tidak kalah penting, masyarakat juga perlu meningkatkan kewaspadaan mengenai malaria dengan cara mencari informasi yang lengkap mengenai bahaya malaria, pencegahan malaria, serta penanganannya. Informasi dapat dengan mudah diakses seiring dengan berkembangnya teknologi, yakni melalui internet, media massa, dan media sosial.

Sponsors Link
, ,
Oleh :
Kategori : Malaria